Posted by: Rivai | July 5, 2012

Monitoring Posisi Kapal Laut Dengan AISMon

Terinspirasi dengan teknologi ADS-B yang bisa memonitor posisi sebuah pesawat terbang komersil di udara, saya juga menemukan info bahwa kapal juga dilengkapi dengan sistem informasi mengenai posisi sebuah kapal laut yang ternyata dinamakan AIS. Berbeda dengan ADS-B yang susah bener dimonitor karena bekerja di frekuensi 1,09 GHz, AIS ini jauh lebih gampang karena bekerja di 0,161975 GHz dan 0,162025 GHz.

Persiapan matang. Radio cek, signal AIS bisa diterima dengan kuat oleh Yaesu FT857D dan Yaesu FT7800. Kadang malah sampai mentok 60 debeh. Kalo di dengarkan di speaker, bunyi cuma ceprot-ceprot persis splatter gitu. Software udah disiapin mo pake AISMon aja yang freeware dan gampang settingnya. Komputer menggunakan S478 O/S Mikocok Windows XP SP2. Sound card internal adanya cuma Sis 7012 Wave. Dari Yaesu FT857D diambil di output Data Port di belakang di pin 9600 bps. Setting di radionya masuk ke mode PKT dengan speed 9600 bps. Langsung dicolok-colok, setting di komputer dan langsung klik Start Monitor di menu AISMon nya. Ternyata ngga bisa decode !!!! Error nya 100%. Padahal input AISMon menunjukkan ada input data  burst dari Yaesu FT857D. Dikotak-katik tetep ngga ketemu apa masalahnya.

Jengkel.

Akhirnya berhenti mencoba. Itu sebulan lalu.

Beberapa hari lalu saya crita ke YDØNGA soal monitoring AIS signal ini. Harapannya dia coba karena dari jendela kantornya tuh keliatan banget kapal-kapal di tanjung priuk sak tiang-tiang nya. Mungkin awak kapalnya bahkan kalo bangkis aja bisa kedenger. Ternyata bensin ketemu api. Eh mungkin karena ada penghematan subsidi, kita ganti aja. Ternyata pertamax ketemu api. Gayung bersambut. Atau idiom-idiom lain yang bermakna sama. Dia coba itu AISMon. Malah dari rumahnya yang berjarak sekitar 15km dari Tg. Priuk. Meski error agak tinggi, tapi berhasil dia decode itu barang. Padahal radio yang dipake lebih murah dari Yaesu FT857D.

Panas dah hati abang. Lha NGA aja bisa, mosok saya ngga bisa. Hehehe. Maka dengan kepala yang masih pening karena serangan flu, semalam project AIS monitoring ini kembali dilanjutkan. Dan Alhamdulillah problem decoding bisa diatasi dengan kenyataan bahwa ada sesuatu yang salah dengan sound card Sis 7012 Wave saya. Entah karena input processor nya rusak, unupdated driver atau lebih fatal karena sebab hardware incompatibility dengan software AISMon.

Seneng juga liat kapal-kapal bersliweran di selat Madura. Coverage saya ke utara bisa sejak dari mulut selat Madura sampe ke dermaga Tg. Perak. Tapi rupanya di surabaya sudah ada juga yang provide data AIS sehingga data dari kami berdua saling melengkapi. Paling enak liatnya di web site ane gan .

Cuma sayangnya kegembiraan ini hanya sekedar euforia saja. Karena setelah beberapa jam melakukan providing data ke marinetraffic, la kok sudah mulai bosan. Ya sudahlah sekedar menambah ilmu pengetahuan aja.

About these ads

Responses

  1. mantab nih mas bro…..coba dulu kali ya di Tanjung Emas… :D

    • be the first aja gan. kalo ngga buruan, besok pas mudik lebaran arep tak feed nih bawa yaesu ft857d huehehehe …

      • ha ha…..mantab!

  2. mantab…. istilah lebih tepatnya bukan gayung bersambut pakde…tapi Sambut Bergayung…

    • hehehe iya om. tapi beneran cuma euforia. sekarang dah males banget feeding data ke marinetraffic. FT857 nya mending utk ndengerin Smart FM. hehehe


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: