Posted by: Rivai | December 1, 2008

eQSO (dan iQSO) Illegal?

Iya betul, eQSO (dan iQSO) adalah illegal. Ngga percaya? Atau ngga mau tahu?

He he he asyik nih topiknya. Soalnya banyak yang pro, dan banyak yang kontra. Tapi boleh dong saya tulis pendapat pribadi. Yang jelas, saya netral posisinya. Bahkan sejujurnya tidak suka utk muncul di eQSO karena ngerasa aneh aja ada orang ngobrol kok bisa siang-malem.

Ada saat-saat tertentu dimana eQSO (dan iQSO sebenernya, tapi saya anggap eQSO juga mewakili iQSO dan teknologi VoIP amatir radio lain) menjadi illegal. Tetapi ada juga saat dimana eQSO hanya berstatus setengah illegal. Kalo legal, mengacu pada UU 36/1999 tentang Telekomunikasi, sayang saya masih belum bisa nemu pasal yang membuatnya bisa jadi legal.

UU 36/1999 secara jelas dan meyakinkan melarang koneksi antara jaringan telekomunikasi khusus dengan jaringan telekomunikasi lainnya (pasal 29.1). Artinya bahwa eQSO yang berkomunikasi dengan sesama client eQSO (komputer ke komputer) adalah tidak melanggar UU 36/1999. Tetapi kalo ternyata ada upaya menyambung client eQSO ke radio (komputer ke radio komunikasi) melalui gateway, maka hal itu yang melanggar UU 36/1999. Jadi selama eQSO tidak menjembatani komunikasi dari radio ke internet, eQSO tidak melanggar.

eQSO maksimum hanya bernilai setengah melanggar karena adanya SK Menhub yang menunjuk operasi VoIP hanya diijinkan kepada 5 operator komersial saja. Dan sayangnya amatir radio tidak ada dalam daftar itu. Jadi penyelenggaraan VoIP oleh eQSO adalah bertentangan dengan aturan Menteri. Tapi kita semua tau kan, ORARI ini ahlinya pelanggar aturan Menteri. Masih ingat saya, dulu waktu KM49/2002 baru keluar, satu top management ORARI Pusat sudah menanggapinya dengan mengatakan ORARI tidak bisa melaksanakan KM49/2002. Nah lo, lebih sakti ORARI dibanding Menteri Perhubungan. Bahkan saya juga dulu waktu ujian kenaikan tingkat ke Penegak, ujian morse cuma pake 8 WPM. Padahal SK27/1998 Dirjen Postel masih berlaku saat itu. Jadinya ya silahkan anda ambil sikap sendiri soal pelanggaran penyelenggaraan VoIP ini oleh ORARI.

ORARI Pusat memang saat ini memayungi eQSO dengan membuat server di eqso.orari.or.id . Tetapi anda harus hati-hati, hal-hal apa saja yang dipayungi oleh ORARI Pusat. Karena kalo hanya antar komputer, eQSO tidak melanggar UU 36. Tetapi penggunaan gateway komputer ke radio adalah jelas merupakan pelanggaran UU36. Dan apakah ini juga termasuk yang dipayungi oleh ORARI Pusat. Andaikan tidak dipayungi, suatu saat anda para penyelenggara gateway kena razia, siap-siap tanggung jawab sendiri. Sayang, saya ngga punya akses ke ORARI Pusat utk konfirmasi soal ini, hitam di atas putih.

Ada pasal 5 dan pasal 7 UU 36/1999 yang bisa dipaksakan (sangat) untuk dijadikan legalitas penelitian, uji coba, research, development, pengembangan atau apalah istilahnya untuk kemajuan amatir radio (sesuai hakikat amatir radio yang progresif). Tetapi itu berlaku utk (hanya) research. Jadi kalo bukan research, ya ngga boleh. Misalnya eQSO Nusantara Net, dimana faktor research nya? Atau ngobrol ngalor-ngidul sekedar menghabiskan bandwidth dan bercanda, dimana faktor research nya?

Atau, ah udah lah. Pusing-pusing amat. Au Ah ….. Elap.

DISCLAIMER
Rupanya posting saya yang ini adalah nomor 3 penyumbang traffic terbesar ke blog saya. Artinya bahwa posting saya digunakan oleh masing-masing kubu dengan cara berbeda dalam menyikapi legalitas eQSO dan iQSO. Untuk itu, melalui DISCLAIMER ini, kepada pihak yang kontra eQSO dan iQSO, saya sangat keberatan pendapat pribadi saya ini digunakan dalam mengambil sikap menentang keberadaan eQSO dan iQSO. Cari pasal-pasal anda sendiri kalo anda hendak menentangnya dan jangan gunakan pendapat pribadi saya ini. Sedangkan kepada anda yang pro dengan eQSO dan iQSO, silahkan maju terus eksperimennya dengan resiko tanggung sendiri. Tetapi bolehlah saya mengingatkan kepada diri saya sendiri bahwa kebanggaan saya sebagai seorang ARI (amatir radio Indonesia) adalah ketaatan dan kepatuhan saya terhadap PPAR. Inilah ciri-ciri khas amatir radio.


Responses

  1. Yoi betul sekali. Ndak usah jauh-jauh berkaitan dengan e/iQSO. Untuk mempertahankan band amatir dari mis-use saja ndak bisa. Misalnya di call area 0 (bukan 0 call area ya :-D), tatacara berkomunikasi yang sesuai operating procedure pada band 2m hanya bisa didengar (terutama) di 145-146Mhz dan itupun di frekuensi ORARI Lokal. Padahal alokasi Amatir Radio di Indonesia pada band 2m ada pada 144 s.d. 148 Mhz. Jadi kelihatannya alih-alih mempertahankan band amatir lebih bagus pindah saja ke VoIP. Au ah elap juga nih…

  2. membaca komentarmu, aku speechless nih. jari-jari bergetar, bibir terasa kelu. soale belum makan malem. sik tak mancal piring dulu.

    tnx 4 visiting, bro.

  3. Cak Rivai, yok opo kabare peno? Met taon baru yo. Rileks gak usah serius2 ah….he..he..he…
    Jarene si ahli hukum utk menjelaskan status sesuatu harus disebutkan pasal demi pasal dlm hukum yang berlaku. Dadi kalo ndak ada pasal yg nyebut kedua hamradio dan voip (dalam satu pasal) maka masing2 boleh pinjem (dlm pembelaan hukum itu disebut permainan kata2), gitu cak. Hati2, akibat ada yg main kata2, orang lain bisa masuk bui, cak, he..he..he… 20 tahun kemudian baru ditemukan ybs tak bersalah, lo gimana? Benar, dng kata lain, untuk membaca, memahami, menginterpretasikan dan mentaati hukum itu adalah tanggungjawab pribadi, cak.

    Contoh di Amrik, negara pertama yg melahirkan hamradio/amateur radio dan hamradio via internet (EchoLink) — disusul Kanada dng IRLP dan UK dng eQSO dan Ina dng iQSO. FCC mengatur stasiun amatir radio, tidak mengatur systems (EchoLink, IRLP, eQSO dlsb). Jadi diskusinya adalah bagaimana mengoperasikan stasiun yang dihubungkan ke internet secara legal. Harus konsisten dng aturan pemerintah ttg operating procedure how to operate an amateur radio station, ya kan.

    Pertanyaan lain. Jika operasi hamradio itu dilakukan via internet apakah itu masih bisa disebut hamradio atau amateur radio 100%? Lalu apa definisi amateur radio/hamradio? Ada yang bilang bhw komunikasi dng system IRLP itu masih dianggap operasi hamradio krn kedua users/operators harus menggunakan radio (tidak bisa VoIP, CWoIP atau TVoIP pake PC). Sedangkan EchoLink dan eQSO bisa menggunakan radio dan PC multimedia. Apakah ini masih bisa disebut hamradio tulen 100%?

    Ada fenomena lain lagi. Di Amrik, siaga dilarang pake phone mode (melalui radio) qso dng licensee dari dan berada di negara lain. Sebaliknya, jika si siaga pake PC mic via EchoLink atau eQSO qso dng licensee tingkat apa saja di negara lain yg juga menggunakan PC mic tidak ada larangan. Apakah ini bisa disebut komunikasi atau operasi hamradio? Apa bedanya dng Skype dan Y!M?

    Nampaknya kini di jaman teknologi komputer canggih, aspek2 hamradio semakin bertambah dan semarak. Inilah yang perlu diatur dng seksama. Agar tidak salah interpretasi dan dianggap melanggar hukum. Selain pemerintah, organisasi pun perlu membina dan memberikan pencerahan agar operasi hamradio bisa aman, nyaman dan menguntungkan.

    Wis, kebanyakan ngoceh bisa memble eh jontor drijine….he..he..he… Met taon baru buat semua sobat2 AR di Ina dan mancanegara…. GBU. Tks n 73 de Wyn, AB2QV/YB3WYN (ex KC2KUC, W2WYN, YB9AAW).

    • waduh ada tamu agung mampir di blog saya. makasih cak Wyn utk waktunya mengomentari topik panas di blog saya. posting ini termasuk yang paling sering dibaca tapi paling sepi komentar juga (ada di stat).

      menyejukkan hati sekali komentarnya. saking sejuknya, sampe saya bingung cak Wyn ada di “pihak” mana. ha ha ha. saya sih simple aja cak, pake metode “as is” saja, yaitu apa adanya. apalagi cak Wyn justru mencontohkan yurisprudensi yang tidak berlaku di tanah sini, cak. jadi bingung mo nanggepi. he he he. cak Wyn juga tau “karakteristik” kita-kita di sini (dan pernah “ada pengalaman” juga ya cak). ada pasal KUHP yang melarang pengajuan PK oleh jaksa, tau-tau ada kasus dimana jaksa mengajukan PK dan terdakwa jadi dihukum 20 thn. ada kasus bebas murni hendak di kasasi oleh jaksa (padahal di KUHP kalo bebas murni ndak bisa di kasasi). ya begitulah di tanah sini. ada UU melarang ini-itu, bisa ada Kepmen berbunyi lain. saya cuma sorot dari aspek legalitas saja, cak. tidak lebih dari itu. dan posting ini justru berangkat dari kecintaan saya yang sangat mendalam terhadap hobi mainan radio ini. saya sedang mengingatkan diri saya sendiri bahwa sedang terjadi potensi pelanggaran terhadap UU 36/1999. saya tidak ingin ARI secara kelembagaan jadi punya catatan pernah melakukan pelanggaran terhadap UU yang sedang berlaku. karena dengan melakukan pelanggaran PPAR akan membuat ARI menjadi sama dan sederajat dengan “sodara” kita di sebelah.

      soal definisi lain-lain, saya ngga ada komentar, cak. karena tidak punya referensi utk setuju atau menolak. jadi biarkan saja waktu yang akan menyelesaikan. Wal ‘asyr, innal intsaana lafii khusrin. prinsipnya, kalo sejalan dengan UU, itu legal. tidak sejalan, berarti illegal. tidak pake “tapi”. he he he.

      makasih sudah mampir. salam utk keluarga di Syracuse. disini sedang musim hujan, duren dan rambutan. 73 de Rivai (yang pernah hampir ikut US Exam tapi tiba-tiba satu VE dipindah ke costa rica).

  4. Sing paling aman ….. smsan bae jelas legal …HP hapene dewek… pulsa… tukune nganggo duwite dewek.. ya ora mas IPANG…YB3TD …bodolan YB2MTA…he..he..he..Bacem wis arep duwe anak
    Jebule esih landep.
    Klilan.

    • wah dulur lanang, bisa-bisa kesasar ngeneh koh mas Agus. ya wong jerene blogging menganut kebebasan menulis apa saja. dadi ya tek tulis apa saja. ewodene ana sing mbrengkunung ya priwe mening.

      BCM wis njenengi koh mas. Andri apa ya kelalen. apa malah wis agi meteng mening keloro nyonyaeh? apa meteng sing nyonyah keloro? sing bener sing ngendi kiye?

  5. Ngape ngurusi macem gitu, yg penting orsng indonesia bisa maju dan terkoneksi satu dgn yang lain. pulsa dia sendiri kok repot, alat dia sendiri biar aja. yang penting rakyat Indonesia maju dan bisa pakai teknologi.

    • wah dimarahin JZ nih. ya ngga heran sih kalo orang JZ komentarnya gitu. hehehe

      • Ngakak habis….untung nggak masuk headline news : seorang YB dimarahin seorang JZ! ha ha….

      • la mau komentar apa lagi? education levelnya ngga setara. mending ngalah wae to. istilah bagus yang selalu terngiang dari YB2BGZ dulu yang menasehati saya tentang seorang amatir radio terkenal adalah “wis rak sah digagas. wong kuwi gram-gramane ora genep”. qqqq ….

      • maaf saya bukan mengomentari isi tema diatas tapi saya hanya mengomentari sikap sombong anda.padahal menurut hemat saya pengetahuan anda tidaklah luas seperti anda banggakan.

      • weladalah, tulisan sudah dibuat serendah hati mungkin, masih tetep aja dibilang sombong. repot deh kalo ngurusin yang ginian. tapi makasih sudah mengingatkan saya.

  6. waduh isun sing ngerti yo kang!!!!
    no coment

    • kalo saya sih lagi nunggu datangnya “Ratu Adil” aja mas. ternyata para petinggi kita suka mlintir-mlintir aturan. saya wong cilik cuma bisa menatap bengong aja. hehehehe

  7. ah mulane skarang sulit banget nyari yang unregister eqsone mas. hehehe malah Neng website Rapi Tuban … Rapi mendunia. iku jere……

    • wah yang punya Purbalingga kesasar mrene. hehehe. priwe kabare mas Her? baek-baek saja? pak Tien apa masih sepuh?

  8. ass wr wb,
    mas Rivai…,piye kabare keluarga…,sehat yoo.
    Saya kok sependapat dengan panjenengan mas.
    Tapi demokrasi beropini terkadang mengalahkan hati nurani,hee…he…Sukses di gresik ya mas.

    • wah kejutan menyenangkan dikunjungi boss tlogosari. gini ndan, tulisan ini sekedar mengingatkan saja, bahwa UU 36/99 levelnya lebih tinggi dari permen 33/2009. kalo UU 36 dinilai salah/kuno/tdk relevan/tdk update, ya perbaiki UU nya, bukan dilawan dng permen 33. hehehe. kalo level UU sdh mendukung interkoneksi nya, ya pasti akan saya ubah tulisan saya ini, ndan. karena gantian tulisan saya ini yang jadi kuno/tdk relevan lagi. hehehe.

      salam utk keluarga, ndan. kalo pas tindak suroboyo via darat, sudilah mampir. saya ngga jauh dari pintu tol kebomas (nek ngaku adoh mbok ndak kersa mampir hehehe).

  9. Kita lihat perkembangan teknologi saat ini, Kalo kita tidak terbuka terhadap perkembangan teknologi maka akan dibilang ORARI “GAPTEK”, ketinggalan jaman dan beberapa hal yang tidak menyenangkan akan nangkring di Organisasi. Awalnya teman-teman saya menyebut saya sebagai penggemar Radio Krok, (kalo pengiriman berita selesai terdengar suara “Krok”) memang memandang sebelah mata terhadap saya dan organisasi saya (ORARI). Tetapi ketika mereka tahu dengan HT saya bisa berkomunikasi dengan Sumatra, Kalimantan bahkan Papua, mereka justru terkagum-kagum.
    Mungkin kita harus bersikap bijaksana dan tidak terkungkung oleh UU menurut saya sudah ketinggalan jaman.
    Jumlah pengguna fasilitas ini semakin menurun dan terus menurun. Mengapa tidak dengan HP yang harganya murah dan murahan saja nayak operator yang menawarkan berbagai fasilitas dan bonus dapat berkomunikasi dengan bebas bahkan sampai penyalahgunaan yang tidak melanggar UU tapi melanggar norma susila dan membahayakan generasi muda.
    Bila terus berkutat dengan Ideologi yang tidak seiring dengan kebutuhan masyarakat apakah ORARI masih bisa eksis 30 tahun kedepan. Ataukah anggotanya tinggal kakek-kakek dan nenek-nenek penggemar radio krok dengan harga mahal tinggalan era saat ini? Atau mungkin ORARI akan menjadi organisasi Dukom saja disaat terjadi bencana alam dan fasilitas telepon publik terputus?
    Jelas EQSO ataupun sejenisnya perlu didukung sebagai perkembangan teknologi komunikasi yang luar biasadan perlu didukung keberadaannya. Markoni sebagai penemu radio hanya bisa mengirimkan gelombang sinyal morse, Padahal era berikutnya sudah bisa pake gelombang suara, kalo melulu cuma morse sekarang yang pake morse cuma pramuka. Polisi pake suara, kagak morse lagi, apa ada polisi apal morse? kalo ada ya sukur….
    Ketika teknologi radio sudah berkembang sampai komunikasi data, Siapa perintis komunikasi data….? Para amatir Radio Om….. itu jawaban yang bener. Tapi apakah dunia mengakui bahwa komunikasi data dirintis oleh para amatir…..? Kagak……. Mereka mengklain bahwa komunikasi data adalah hasil karya dunia IT, Amatir pun cuma bisa gigit jari, karyanya diserobot orang.
    Wifi itu adalah karya para amatir, sehingga komunikasi data dan internet mampu menembus jarak hingga ratusan mil.
    Mungkin perlu adanya legalitas hukum untuk eqso dan sejenisnya untuk tetap mempertahankan regenerasi markonis-markonis masa depan.
    Semoga segera ada UUnya ya…… Amin…………..
    Gusti Mberkahi……

    • setidaknya anda sudah faham tulisan saya bahwa UU36 tidak memikirkan radio amatir (bukan cuma orari) harus ikut perkembangan kemajuan teknologi. kalo anda bisa, ya tulung itu UU36 direvisi utk kepentingan kita para amatir radio. tapi selama UU36 bunyinya masih begitu, maka kegiatan menyambungkan perangkat radio amatir dgn sistem jaringan telekomunikasi lain adalah ilegal. itu menurut saya lo. kalo PC2PC sih silahken saja, itu cuma kena larangan level peraturan menteri saja.
      soal kebanggaan anda pake HT bisa sampe ke pelosok penjuru bumi, monggo saja. saya ndak ada kapasitas ngandani. tapi bagi saya, itu melanggar UU36. dan yang paling sedih, justru kita diajak untuk melakukan pelanggaran berjamaah dgn dalih eksperimen.

      tapi ini pendapat pribadi lo mas. hehehe. salam kagem keluarga.

  10. Hallo semuanya
    Sallam erat YB3TD Bung Rivai de YC6BRS op.UCOK

    Saya orang awam yang ora ngerti tapi mau belajar banyak mengenai Radio amateur…
    Hal yang pertama kenapa I/eQSO dikatakan ilegal….
    hal yang kedua kenapa band 2.4ghz tidak pernah di buat QSO atau pada band tersebut tidak pernah di gunakan amateur padahal bila digunakan maka jaringan communikasi akan meluas tanpa memikirkan propagasi……..
    Menurut saya maka Orang orang pintar yang mau membuat sesuatu hal yang dapat terjadinya communikasi jarak jauh…maka terjadilah itu. yaitu i/eQSo dan lain lain
    Nah mengenai peraturan UU tidak dapat mengatur bila tehnologi itu sudah ada, UU dibuat setelah mendapat perkembanmgan technologi baik segi positive dan negative.
    AMATEUR RADIO HARUS PUNNYA TARGET, kalau Professional berarti ia sudah dapat target bila tidak maka ia Amteur amateuran tapi bekerja secara professional.
    Tidak banyak berkata ini itu .
    Contoh…Amateur radio tidak pernah shere ke yang lain, hingga dengan radio yang ia beli dengan begitu mahal dan dapat berkata kata dan banyak mengatur-atur, dengan prefix B ia membuat kesombongan diri pada hal radio yang dibeli sudah jadi …………Hal ini saya tidak menghormatinya atau saya Banggakan sebagai seorang amateur Indonesia yang sejati.
    Malah yang radionya dapat dirakit sendiri itu yang saya banggakan dan saya segani serta saya hormati.

    Saya bergabung di amateur radio pasca setelah tsunami di aceh.
    Sebelumnya saya di CB band,Orang tua saya seorang ABRI dengan bidang pekerjaan SANDI KODAM, Radio yang saya gauli radio yang kingkong kingkong bukan radio cawang dengan itu saya banyak belajar dari orang tua saya tapi bukan di ORARI maka di sini saya tinggal mengembankannya, ada beberapa station di indonesia yang dapat saya bisa shere mungkin hanya 3% dari seluruh amatuer radio yang saya kenal.
    Contoh dekat :
    SEORANG AMATEUR RADIO dengan menyandang prefix B dengan perudahan kepmen /regulasi ia tak tau malah saya di marahi, setelah ia tau peraturan tersebut ia diam tak berbunnyi lagi pada hal saya berprefix C, karena ia tak mau shere.
    Nah bagi bapak bapak yang mengerti peraturan coba buat peraturan tersebut sebelum tehnologi itu hadir… apakah anda mampu……jelas tehnologi lebih awal di banding UU/Regulasi tersebut.

    Seluruh peraturan yang ada pada dasar nya tertulis bila “tehnologi” tersebut telah berjalan.
    Coba buat “peraturan” lebih dulu maka yang buat peraturan pusing tujuh keliling dan banyak bintang bintang dikepala
    Nah untuk itu amati aja jadi nggak perlu banyak komen, penonton benar banyak komen tapi tak banyak berbuat
    DO WHAT YOU READ
    READ WHAT YOU DO de YC6BRS listen my voice on the band with YB target around the world DX’er

    mohon maaf bila ada kesalahntulis dan kata serta jangan di ambil ke hati
    ORANG BIJAK pasti MAU MENGERTI
    salam de YC6BRS—-Ucok NJ75pm Capital City of Aceh
    VOICE of ACEH

    • salam kenal kembali p. Ucok YC6BRS. membacanya membingungkan karena tidak sistematis. semoga jawaban saya tidak ada yang terlewat.
      1. yang illegal itu adalah larangan menyambungkan jaringan radio amatir dengan jaringan telekomunikasi lain. jelas-jelas tertulis ada di pasal berapa saya lupa di UU 36/1999. itu levelnya UU lo, bukan level peraturan menteri. jadi aneh aja kok permen 33/2009 bisa lebih sakti dari UU 36/99 soal iQSO/eQSO. yang tidak ilegal adalah PC to PC. tetapi PC to radio (gateway) itulah yang illegal. menurut saya lho.
      2. frek 2,4Ghz memiliki karakter LOS = line of sight. kedua stasiun harus bisa “saling melihat” utk dapat berkomunikasi. jadi kalo anda bercita-cita menggunakan 2,4Ghz utk meluaskan jarkom tanpa memikirkan propagasi, silahkan dihitung anda butuh berapa repeater utk bisa membuat QSO Banda Aceh – Gresik. tahan terhadap gangguan propagasi memang betul. tapi justru rentan terhadap gangguan cuaca. hujan deras dan angin ribut sering sekali bisa membelokkan signal microwave. memang ada antisipasinya dgn antenna dual polarisasi. tapi jujur saja, apa sih enaknya QSO dgn stasiun lawan yang ngga jauh (orangnya masih keliatan di ujung sono)?
      3. UU dibuat utk mengatur warga negara. persoalan apakah UU tidak peka terhadap teknologi masa depan, itu kebijakan pembuat UU. karena pasti ada latar belakangnya. misalnya larangan menghubungkan jartelsus ke jartel lain bisa saja dilatarbelakangi kekhawatiran bocornya informasi-informasi yang mestinya rahasia bisa nembus ke luar negeri tanpa bisa diawasi oleh sistem HanKam NKRI. sebagai putra SANDI KODAM, rasanya anda justru harus lebih aware soal rahasia negara. kasus server blackberry saja sedang ramai, mestinya kita para radio amatir justru ikut berkontribusi berpikir menjaga agar jartelsus yang kita pakai tidak akan dimanfaatkan utk menjebol sistem pertahanan sendiri, pak.
      4. problem klasik, anda tidak mau diatur oleh seorang penegak yang menurut anda tidak layak lah dia menyandang prefix YB. ya itu hak anda. rasanya karena si YB itu tidak berprestasi seperti yang anda inginkan. kita lihat saja nanti saat anda YB, apakah anda juga akan dicaci seperti dia, ataukah anda akan disanjung-sanjung. hehehe
      5. saya sudah membuat walkie talkie sendiri saat umur saya 9 tahun. umur berapa anda menggauli radio kingkong?
      6. melalui blog ini lah saya melakukan share. bahkan ada posting saya di blog ini yang meminta para radio amatir utk membuat blog sehingga bisa share. jangan lah kau bawa mati ilmu radio amatir mu. karena setiap orang pasti spesial. pasti punya ilmu utk dibagikan. apakah anda juga sudah melakukan share?
      7. tidak sulit utk membuat UU yang adaptif terhadap teknologi masa depan. tidak ada itu istilah bintang-bintang berkeliling di kepala. hehehe. tapi memang ada pertimbangan lain yang kita tidak tahu karena kita tidak berada di lingkungan pembuat UU.
      8. SANGAT-SANGAT SETUJU dgn istilah DO WHAT YOU READ and READ WHAT YOU DO. karena pengembangan gateway iQSO dan eQSO justru tidak sepaham dengan itu (menuru saya lo. siapa sih YB3TD ? hehehe)

      terima kasih sudah mampir di blog saya. salam utk keluarga di Banda Aceh.

  11. tambah…………an

    Target di prefix D YD6BRS adalah pngembangan dalam komunikasi

    Target di prefix C YC6BRS adalah
    mendaptka QSL Card di seluruh dunia terutama negara negara yahudi

    Targer di prefix B YB6…. adalah
    membangunkan HEAD QUATER di semua negara
    dengan QSL card ber HQ

    tidak basa basi itulah impian saya dengan kingkong kingkong antenna dan radio kesayangan TS450s modification for DX only
    Big gun amplifier untuk mengetarkan HQ di seluruh dunia

    Ha ha ha ha hihihiihihi
    Power Transmitter berdasarkan Kepres 2112
    YD 100w input power
    YC 500w input power
    YB 1000w input power and more
    mungkin ini regulasi baru….karena apa coba pikirkan…………..

    • selamat mengejar target. nanti akan ada masanya anda akan “kecapekan” berhadapan dgn suasana amatir radio Indonesia. hehehe

  12. Ke…………kurangan
    POWER TRANSMITTER BERDASARKAN KEPRES UU 2112 bukan KEPMEN karena Kepmen tak dapat dipercaya apalagi di kejar sama KPK, jadi KEPRES lah yang dapat di percaya dengan peraturan:

    YH batasan power 500watt hanya 2m band

    YD input linear amplifier 100watt contoh tl922,fl2100 product jepang,amirika,cina

    YC input linear amplifier 500watt dengan sedikit perubah product yang di pakai jepang,amirika,cina

    YB input linear amplifier 1000watt tidak dibenarkan product jadi
    Komponen yang dibenarkan, Russia, Cina, Amirica,Cikapundung, glodok ( Indonesia )

    Nah itu maksudnya

    • tambahan, utk audio apakah juga sebaiknya menggunakan behringer dgn bandwidth 10 kHz? sehingga bisa bunyi demmm demmm demmmm demmmmm alias radio dung-dung-pret? hehehehe

  13. wahhh susah juga ya jd anggota radio amatier.. musti pake Permen, Kepres dll..
    heheheheheh

    • eh ada Eno. lagi sibuk apaan nih Netral? kumaha, dadaramang?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: