Posted by: Rivai | January 18, 2009

Penyakit Lupa Adalah Rahmat

Banyak obat-obat modern masa kini dan juga teknik-teknik latihan yang bisa menstimulus, merangsang bahkan memperbaiki kualitas physical memory otak kita. Begitu banyak orang yang ingin punya memori yang sangat kuat dan mengingat banyak hal dalam waktu yang lama. Tapi tidak dengan keinginan saya setahun belakangan ini. Saya justru ingin punya kualitas memori yang buruk, Dory short-term memory lost malfunction atau bahkan saya punya keinginan suatu saat bisa terkena amnesia dan mengalami hard boot di cpu saya.

Betapa tidak. Tanggal ini, 18 Januari, persis setahun yang lalu, Kakak (saya panggil begitu untuk anak pertama saya) harus menerima kenyataan pahit harus dipasang “vp shunt” akibat penyempitan ventrikel karena didesak medulloblastoma bangsat dan jahanam itu. Bagi kami sekeluarga, bahkan keluarga besar sekalipun, kenyataan ini membuat pukulan amat berat. Karena belum pernah melihat sebuah teknologi bernama “vp shunt”. Dan sangat menyayat hati kami karena benda itu terpasang di permata hati kami sendiri.

Kejadian tragis ini menimpa kami sekeluarga. Menyayat hati kami semua. Sampai akhirnya Kakak “pulang ke Cilacap” karena medulloblastoma bangsat dan jahanam itu yang jadi penyebabnya, 2,5 bulan dari hari ini.

Dan akhirnya saya sendirian menyadari, betapa indahnya orang yang punya penyakit lupa. Bisa lupa dari pisau silet yang sampai hari ini masih naik-turun di dalam dada saya dan keluarga, mengiris jantung hingga ke hati. Penyakit lupa adalah rahmat dari Allah karena bisa membuat saya terbebas dari sesak dada yang amat menekan. Jadi berbahagialah anda yang punya penyakit lupa. Karena itu adalah rahmat. Karena itu adalah yang terbaik untuk anda. Saya sendiri sedang mengharapkannya.


Responses

  1. Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi.

    Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya. Pekerja itu berteriak-teriak,tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja.

    Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada di bawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan temannya. Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang keduapun memperoleh hasil yang sama.

    Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil lalu melemparkannya ke arah orang itu. Batu itu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit, temannya menengadah ke atas? Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan yang berisi pesannya.

    Tuhan kadang-kadang menggunakan cobaan-cobaan ringan untuk membuat kita menengadah kepadaNya.

    Seringkali Tuhan melimpahi kita dengan rahmat, tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepadaNya.

    Karena itu, agar kita selalu mengingat kepadaNya, Tuhan sering menjatuhkan “batu kecil” kepada kita.

    • kesuwun nasihatnya, mas. yang ini bukan batu kecil, tapi gunungan batu. sakitnya ruarrr biasa dan bekasnya masih belum sembuh. makasih sudah mampir.

  2. Bagaimana kondisinya sekarang Mas?

  3. kepengin lupa, tapi ngga bisa. apalagi hari-hari ini, setahun yang lalu, betul-betul membuat saya jadi sensitif banget. kayak lagi muter film yang saya ngga suka. detailnya semua masih saya ingat.

  4. Insya Allah membawa hikmah walaupun air mata dan pedih dihati ya Mas..

    hanya mampu kirim Fatichah, semoga ridhlo Allah. Amien

    • suwun bgt, cak. Al Fatichah is all we both need right now. bahkan saya selalu berdoa agar jangan ada teman-teman saya yang harus merasakan kehilangan mutiara cinta. karena rasa sakitnya sungguh luar biasa.

  5. walah jadi eror ngetiknya.. tulung dibenerin Mas..

  6. Sabtu tanggal 24 Mei 2014, anak pertama saya juga meninggal karena medulloblastoma. Dalam 2 bulan Ganes dioperasi 2 kali (pasang VP shunt dan kraniotomi) dan radioterapi sudah 9 kali. Tapi Allah berkehendak lain. Meskipun saya dan suami telah berusaha mengobati, Dia tetap mengambil anak kami. Rasanya belum percaya anak saya sudah ga ada lagi didunia ini. Kehilangan, kangen luar biasa, sedih..semua rasa campur2😦

    • bu Tika, kami sekeluarga ikut merasakan duka yang amat mendalam. dan kami sepertinya akan selalu mengingat Ganes, karena tanggal kepergian Ganes adalah hari ulang tahun saya. Tuhan memperkenalkan kita sekeluarga dengan caraNya yang tidak kita mengerti.
      10 tahun dulu bersama Kakak meninggalkan memori indah yang begitu banyak. sehingga kami berdua masih sering tiba-tiba menangis karena hal-hal kecil mengenai Kakak. Kalo kami tadarus, selalu akan tercekak saat sampai di surat Al Bayyinah, karena itu adalah surata hafalan bareng terakhir kami sebelum Kakak tiba-tiba jatuh dan mulai masuk rumah sakit karena medulloblastoma.
      yang bisa kami sarankan adalah ibu sekeluarga bisa segera move on. biarkan kenangan bersama Ganes tetap melekat bersama dengan mengalirnya langkah kaki ibu sekeluarga. toh itu tidak akan hilang. lanjutkan lah melangkah kaki. barangkali ibu Tika masih muda, ada nasihat dari ibu saya dulu yang mungkin sesuai, segeralah bikin penggantinya. cetakannya ada, bahannya ada. tinggal diaduk.
      nanti kalo kami bacakan Yaasin utk Kakak, akan kami ceritakan kepada Kakak soal Ganes. siapa tau mereka berjumpa di “sana” dan menjadi teman bermain.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: