Posted by: Rivai | June 7, 2011

Cara Membuat Kabel USB Extender

Wah nggga nyangka topik sepele soal cara membuat kabel USB extender ternyata rame banget posting nya. Sayangnya posting-posting yang muncul di halaman-halaman awal google SERP justru bercerita soal kegagalan membuat kabel USB extender lebih panjang dari 11 meter. Dan sepertinya ngga ada yang tau sebabnya kenapa kabel USB extender ngga bisa lebih panjang dari 11 meter.

Sebetulnya saya sudah posting sebelum ini soal kabel USB panjang untuk modem wifi. Tapi rupanya pembaca ngga bisa nemu posting itu. Ya udah, saya coba posting yang ini semoga bisa muncul di halaman awal google SERP soal cara membuat kabel USB extender.

Di posting saya yang lalu, kendala dalam membuat kabel USB extender adalah adanya problem bernama cable delay. Inti ceritanya, signal-signal digital USB yang dirambatkan melalui kabel tembaga membutuhkan waktu untuk sampai di tempat tujuan atau disebut delay. Mengacu kepada technical reference soal USB 2.0 yang saya baca di wikipedia, bahwa standard komunikasi USB 2.0 mensyaratkan respon dari device lawannya paling lama adalah 5,2 nS (nano detik).

Satu-satunya kabel data yang saya tahu dengan faktor delay yang bagus adalah kabel UTP cat 5 dimana kabel ini memiliki angka faktor delay sebesar 0,45 nS / meter. Spesifikasi inilah yang kemudian menghasilkan angka keberhasilan pembuatan kabel USB extender terhenti di sekitar 10 meter. Paling maksimal ya di 11 meter. Lebih dari itu mulai akan muncul kendala device anda tidak dikenali lagi oleh USB 2.0 port. Di pojok kanan bawah akan muncul tulisan “Unrecognized Device”.  Katanya sih menurunkan versi USB dari 2.0 ke 1.1 menolong beberapa meter panjang kabel USB extender nya. Tapi menurut saya sih ini terlalu maksa.

Semoga diantara penulis blog lain membaca ini sehingga bisa melakukan update terhadap eksperimen nya. Tapi yang menarik adalah Indonesia banget ya kita dengan melakukan eksperimen memasang modem wifi USB kita di tempat yang tinggi untuk mendapat signal wifi. Karena aslinya kan modem wifi USB ya tempatnya di port notebook kita, bukan di atap rumah. Ya kan? Jadi aneh aja repot-repot bikin kabel USB extender. Indonesia bangets geeto loch. Hehehe.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: