Posted by: Rivai | May 23, 2012

Build Your Own Yaesu CT-62 Cable

Masih dari serial tulisan mengenai Yaesu FT-857D yang baru sebulan nongkrong di sebelah kanan LCD Screen LG Flatron L1773WSB, kali mengenai penggunaan CAT (Computer Aided Tuning) pada Yaesu FT857D. Kalo bisa membuat sendiri kabel Yaesu CT-62, kenapa harus beli yang asli?

Berawal dari informasi harga kabel asli Yaesu CT-62 yang dibanderol 400 ribuan, rasanya kok kemahalan. Apalagi setelah diteliti mendalam, Yaesu CT-62 sekedar level converter dari RS-232 ke TTL. Mestinya bikin sendiri dengan IC MAX232 pasti jauh lebih murah dong. Juga adanya kendala colokan yang disediakan yaitu standard serial DB-9 di sisi komputer. Tentu ini juga merepotkan karena komputer jaman sekarang sudah tidak menyediakan lagi serial port DB-9. Jadi mau gak mau memang kita kudu modal USB2Serial converter yang banyak tersedia di pasaran. Lalu tinggal kita tambahkan level converter itu. Gampang kan. Modalnya gak lebih 150 ribu (ngga termasuk ongkos tol Gresik – Ps.Genteng PP loh sekitar 50 rb).

Tetapi masih ada lagi nilai tambah kalo kita bikin sendiri level converter untuk menggantikan kabel asli Yaesu CT-62, yaitu pin no. 4 dari RS-232 nya masih bisa kita gunakan untuk keying CW mode. Bahkan pin no. 7 bisa dibuat “Always ON” untuk memberikan supply tegangan ke rangkaian interface jika diperlukan karena mampu memberikan tegangan output 9 V DC. Sedangkan untuk keperluan CAT Yaesu FT-857D sendiri hanya membutuhkan 3 pin saja yaitu TxD, RxD dan Ground. Tetapi tentu saja feature CW keying ini berguna kalo anda CW’er ya. Kalo bukan ya ngga ada gunanya. Hehehe

Pilihan level converter sengaja saya pilih yang praktis pake IC Maxim Max232. Harganya murah cuma 1.1 $ dan sangat sederhana. Max232 hanya membutuhkan dua buah elco kecil utk membuat tegangan minus virtual standard RS-232. Komponen tambahan lain hanya catu daya kecil yang saya pilih IC 7805 yang mendapat catuan dari Yaesu FT-857D di port CAT nya yang menyediakan supply 13,8 V. Atau bisa saja alternatifnya kita pake pin 7 RS-232 yang bisa memberikan supply 9V asal dibuat “Always ON” melalui N1MM.

Seluruh rangkain level converter saya masukkan ke dalam sepasang konektor DB-25. Hal ini dimaksudkan supaya kelihatan praktis saja. Karena kalo rangkaian Yaesu CT-62 ini kita tempatkan di PCB khusus maka akan membuat pusing juga nyiapin box nya. Jadi sekalian aja saya taruh di dalam kelontongan konektor DB-25. Kacamata baca saya, Armani, sampai patah dalam rangka mengerjakan perangkat ini. Ada penampakan frame Armani saya di foto.

Hasilnya Alhamdulillah lancar. Yaesu FT-857D saya bisa dikendalikan dari komputer melalui software Ham Radio Deluxe (free) dan N1MM Contest Logger (free). Bahkan waktu dicoba pengendalian menggunakan MixW (demo version) pun juga bekerja normal. Berbeda dengan kisah di blog sebelah Yaesu FT-450D nya ngga bisa kendalikan melalui MixW (jhahahaha).

Setting yang paling penting adalah gunakan CAT Rate di  38400 bps. Paling smooth setting nya adalah Ham Radio Deluxe. Saya cuma ditanya radionya apa. Sisanya dia sendiri yang otomatis scan. N1MM agak rumit sedikit karena berbau manual, tapi prinsipnya sama. MixW juga agak rumit tapi masih lebih mudah dibanding N1MM. Saya juga menemukan hal aneh saat mencoba MixW, yaitu adanya setting offset frekuensi untuk membetulkan frekuensi yang meleset. Tadinya saya nggak ngerti untuk apa ada, tetapi menjadi mengerti saat mencoba mengendalikan Yaesu FT-857D saya dengan ditemukannya selisih frekuensi sebesar 1000 Hz antara MixW dan FT-857D. Setelah kotak offset itu saya isi dengan 1000 Hz, bereslah sudah selisih frekuensinya.

Sebenernya saya juga dapat kiriman dari YD0NGA satu buah modul USB to TTL yang terbuat dari chip FT232. Tapi karena pertimbangan kepraktisan saja sehingga modul itu saya simpan sementara menunggu mood utk dipake lagi. Pertama bahwa modul itu membutuhkan klonthongan juga yang karena ukurannya gak standard jadi bingung mo dimasukin ke apa. Kedua karena outputnya TTL, masih diperlukan lagi sedikit komponen utk melakukan CW keying di Yaesu FT-857D. Makasih kirimannya, masbro.


Responses

  1. Mungkin tipe terbaru Yaesu FT450D memang butuh software asli.. jadi kalo ada embel2 “Demo Version” ngambek dia-nya… jhahahahahaha… jadi kayaknya ada kolaborasi terbaru antara Yaesu dengan Business Software Alliance (BSA)…. qqqqqqqq….. Oh ya kalo casing USB to TTL pake casing plastik yang biasa dijual di glodok cuma 5000 perak, tapi emang butuh waktu buat mounting + bikin lobang… sama beli opto isolator seri 4Nxx buat keying PTT….. Oh ya kalo pake HRD sepertinya ada feature keying PTT via CAT command jadi bisa lebih praktis lagi (kebetulan CAT command Yaesu FT857D support feature itu)..

    • kotak plastiknya ada di glodok ya? la kok ngga dikirim sisan wingi? jhahahaha (edisi dikasih hati malah ngrogoh rempela sisan).

      PTT via CAT udah dicoba di HRD dan N1MM. saat mode di CW, radio memang bisa xmit. tapi ngga ada carrier output dari ketukan-ketukan CW. jadi cuma sekedar membuat PTT utk radio xmit. sehingga cocoknya utk mode SSB, saat radio dibuat utk xmit lalu dilanjutkan komputer mengirimkan rekaman audio “CQ Contest” untuk diudarakan.

    • he he….ah, ternyata lebih simple FT450D, ha ha…tinggal butuh ‘gender-converter’ lancar jaya….
      MixW? ah, sudah di-post di milis ft450d nggak ada yang respons, kali mereka pikir: lue sih pakai demo version, ha ha…..

  2. kotak plastiknya ada di glodok? la kok ngga dikirim sisan wingi? jhahahaha (edisi dikasih hati ngrogoh rempela sisan).

    PTT via CAT udah dicoba ada di HRD dan N1MM. tapi itu rupanya cuma PTT doang. radio memang xmit. tapi ngga ada output carrier di mode CW. jadi feature ini cocoknya di mode SSB, saat PTT diaktifkan lalu diikuti komputer mengirimkan rekaman audio “CQ contest” ke input mic FT-857D untuk dipancarkan.

  3. btw, happy birthday ya mas bro….sehat, sejahtera bersama keluarga, and always have a good dx…..

    • tks gan. hadiahnya udah ngeduluin sebulan. hehehe.

      mixw nya kayaknya cuma setting nya aja. coba dikotak-katik lagi. kalo tetep ngga bisa ya mestinya julukan “the swiss knife for ham radio” mesti ditinjau ulang. hehehe

    • tks ucapannya masbro. hadiahnya udah ngeduluin sebulan sebelumnya.

      itu MixW coba lagi mungkin settingnya aja. kalo tetep ngga bisa, bisa jadi julukan “the suisse army of ham radio” mesti ditinjau ulang jhahaha


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: